logo
Profil

Mengenal Muki Lebih Jauh

Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) didirikan oleh individu-individu yang beragama Kristen dari berbagai latar belakang gereja dan profesi. MUKI dibentuk untuk mewujudkan kemitraan, kerjasama, memperjuangkan kepentingan, hak dan tanggung jawab umat Kristen dalam berbangsa dan bernegara.

MUKI menjadi forum perjuangan bersama dalam advokasi, edukasi, transformasi dengan semua pihak. MUKI lahir karena tuntutan perlu adanya suatu lembaga keumatan sebagai tempat menghimpun, mengembangkan, memperjuangkan kepentingan dan potensi umat Kristen Indonesia.

Visi

Tujuan Masa Depan MUKI

Mewujudkan masyarakat yang rukun, damai, sejahtera dan maju dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila, UUD 1945 dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika dilandasi Kasih, Kebenaran, Keadilan dan Kesetaraan umat Kristen di Indonesia pada khususnya dan di dunia pada umumnya.


MUKI dibentuk untuk tujuan mewujudkan kemitraan, kerjasama, memperjuangkan kepentingan, hak dan tanggung jawab umat Kristen dalam berbangsa dan bernegara. MUKI menjadi forum perjuangan bersama dalam advokasi, edukasi, transformasi dengan semua pihak. MUKI lahir karena tuntutan perlu adanya suara organisasi keumatan sebagai tempat menghimpun, mengembangkan, memperjuangkan kepentingan dan potensi umat Kristen di Indonesia dengan tujuan mencapai kesejahteraan sosial bagi semua lapisan masyarakat dari berbagai golongan, suku, agama dan profesi.



Misi

Tahapan MUKI

  1. MUKI menyelenggarakan melalui program nyata dan dialog yang menggugah dan saling mengasihi antar sesama dan antar umat beragama beserta Pemerintah dengan menjunjung tinggi Kebenaran, Keadilan dan Kesetaraan.
  2. MUKI memberdayakan umat Kristen agar menjadi warga masyarakat yang berperan aktif dalam pembangunan di tingkat nasional dan daerah otonom, mencintai NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
  3. MUKI bekerjasama dengan umat beragama lainnya dan Pemerintah serta pihak manapun untk memajukan bangsa Indonesia.


Sejarah

Cerita Terbentuknya MUKI

Majelis Umat Kristen Indonesia (disingkat: “MUKI”) adalah organisasi kemasyarakatan yang dibentuk untuk kepentingan masyarakat Kristen pada umumnya dan untuk seluruh penduduk Indonesia pada umumnya.


Berdirinya MUKI menggoreskan sejarah baru dalam keorganisasian di kalangan umat Kristen. Dimulai dengan inisiatif individu-individu yang beragama Kristen dari berbagai latar belakang denominasi gereja yang kemudian mengadakan rapat dalam Forum Komunikasi Kristiani Jakarta (FKKJ) bersama perwakilan Pengurus 7 (tujuh) Aras Gereja Kristen di Provinsi DKI Jakarta yang kemudian berhasil membuat kesepakatan secara formal tertulis untuk pembentukan organisasi kemasyarakatan Kristen bernama Majelis Umat Kristen Indonesia Provinsi DKI Jakarta (disingkat “MUKI Prov. DKI Jakarta”) pada tanggal 1 Desember 2005.

 

MUKI didirikan pada tahun 2005 di Jakarta dengan legalitas Surat Ijin Pembimas Kristen DKI Jakarta No : KW.09.7/BA.011/4130/2005, tanggal 30 Juni 2005 tentang MUKI berdasarkan Kesepakatan bersama Aras Gereja tingkat DKI tanggal 01 Desember 2005 dengan membentuk MUKI DKI Jakarta sebagai cikal bikal MUKI di seluruh Indonesia. Pada tahun 2006 diterbitkan Surat Tanda Keberadaan Organisasi (SKT) Pemprov DKI Jakarta No.Inventaris : 17/STTPKO/KA/V/2006 tanggal 31 Mei 2006.

MUKI terdaftar dalam Akta No.25 Notaris Jelly Eviana, SH., MH. tanggal 28 Desember 2012. MUKI secara nasional dideklarasikan pada tanggal 14 November 2013 di Jakarta. Penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga MUKI didaftarkan dalam Akta No.5 Notaris Jelly Eviana, SH., MH., 17 April 2015 dan Badan Hukum Kemenkumham No. AHU.0000657.AH.01.07 Tahun 2015. Rapat Umum Nasional (RUN) – sejajar dengan Musyawarah Nasional diadakan di Jakarta pada tanggal 20-22 Juli 2016. Musyawarah Nasional (Munas) II yang diadakan di Jakarta pada tanggal 21-22 Juli 2021 untuk Kepengurusan Periode 2021-2026.

Struktur

Kepengurusan DPP

photo
Djasarmen Purba, SH
Ketua Umum
photo
Pdt. Dr. Joice Ester Raranta, M.Th
Sekretaris Jenderal
photo
Dr. Eddy Ramon Torong, MM
Bendahara Umum
photo
Ev. DR (HC) Jannus Hutapea
Wakil Ketua Umum I
photo
Pdt. Yohan Yahyadi, M.Th
Wakil Ketua Umum II
photo
dr. Sortaman Saragih, S.H, MARS
Wakil Ketua Umum III
photo
Dr. Wiyono Adie, SE., MPPM
Wakil Ketua Umum IV
photo
Pdt. Philipus Setyanto, Th.M
Wakil Ketua Umum V
photo
Dra. Nontje Masengi, MHum., MTh.
Wakil Ketua Umum VI
photo
Dr. Drs. Idaman Zega, S.E., M.M., M.Th
Wakil Sekretaris Jenderal I
photo
Yulius Aris Widiantoro, STh, MH
Wakil Sekretaris Jenderal III
photo
Dr. Iin Nur Indrayani Sihombing, MM., M.Th
Wakil Sekretaris Jenderal II
photo
Dra. Endang Susilowati
Wakil Bendahara Umum I
photo
Marcus P.V. Posumah
Wakil Bendahara Umum II
photo
Pdt. Dr. Ir. Abraham I. S., MA, M.Th
Wakil Bendahara Umum III